Website Desa Tanjungjaya Menarik Aparatur Kampung Di Distrik Waropen Atas Mamberamo Raya Papua Study Banding Ke Pandeglang

Berawal dari penelusuran internet seorang anggota LEDIKNAS untuk papua yaitu Pak Arif sapaan resminya, yang mencari desa-desa di wilayah pandeglang yang mempunyai potensi bagus pada kelautan dan perikanan, maka ditemukanlah link berita yang mengarah kepada website resmi Desa Tanjungjaya, setelah melakukan kontak dengan salah satu pengelola website desa tanjungjaya pihak Lediknas langsung berkomunikasi dengan Kades Tanjungjaya yaitu Bapak Astaka lalu membicarakan perihal rencana Kunjungan atau study banding para kepala kampung dan aparatur kampung distrik waropen atas papua ke desa tanjungjaya.

Rombongan Aparatur Kampung Papua Beserta Aparatur Desa Tanjungjaya

Rabu, 17/09/19 para rombongan kepala kampung (KADES) beserta aparatur kampung se distrik Waropen Atas Kabupaten mamberamo Raya Provinsi Papua tiba di Kantor Desa Tanjungjaya, mereka hendak melaksanakan study banding tentang pengelolaan dan pemanfaatan potensi desa yang ada di pandeglang terutama di Desa Tanjungjaya.

Foto Di Salah Satu Keramba Apung Cipanon

Salah satu Tujuan utama rombongan dari papua ini adalah melihat dan mempelajari tentang pengelolaan keramba apung di cipanon, selain itu juga sentra kerajinan batik cikadu menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang sedianya hampir seluruh rombongan membeli oleh-oleh khas Tanjungjaya tersebut.

Rombongan Kades Papua Berkunjung Ke Sentra Batik Cikadu

Dalam kesempatan yang sama ketua rombongan Studi Banding yaitu Bapak Urbanus Paldo menyampaikan apresiasi yang sangat baik kepada pemerintah Desa Tanjungjaya atas sambutan yang begitu hangat dan istimewa, sementara itu salah satu tenaga ahli kabupaten Mambramo Raya Bapak Andreas menyampaikan apresiasi dengan keadaan pembangunan di Desa Tanjungjaya yang sangat baik menurutnya, “dikami jalan-jalan kampung begitu sulit disini snagat bagus sekali” tuturnya, kemudian salah satu kepala kampung/kades distrik Waropen Atas yaitu Bapak Septinus Ohunuma menyampaikan apresiasi atas kebudayaan khas yang ditampilkan desa tanjungjaya dalam menyambut tamu yaitu dengan adat mapag tamu tarian adat sunda mengunakan tarian seni bela diri pencak silat dan lengser, “kami biasanya hanya melihat di TV sekarang kami dapat melihatnya secara langsung” begitu katanya. sementara itu kepala kampung yang lainnya yaitu Bapak Isak Dasinapah sangat antusias dengan penjelasan para nelayan keramba apung cipanon dan ingin membuat hal yang sama di kampungnya yang keberadaan alamnya percis sama dengan daerah Tanjungjaya, ia juga tertarik dengan batik khas cikadu tanjungjaya yang sangat bagus sekali menurutnya.

Pada momen ini pula Para rombongan dari papua beserta Aparatur Desa Tanjungjaya membuat vidio pendek yng berdurasi 20 detik dengan bersama sama mengucapakan, “Siapa Kita” “Indonesi” “NKRI” “Harga Mati” dan foto bersama dengan satu jari yang menandakan kita adalah satu, satu nusa, satu bangsa satu bahasa INDONESIA, hal ini dilakukan untuk mempererat rasa persaudaran diantara para Aparatur Desa/Kampung distrik Waropen Atas Mamberamo Raya Papua dan Aparatur Desa Tanjungjaya Pandeglang Banten.

Foto Satu Jari Bersama yang Menandakan Persatuan Indonesia

Related Posts